Neil Peart : Sebuah Elegi
Siapa drummer yang membuat peta album musik dunia berubah?
Well, yang pasti ada Ringgo Star, Buddy Miles, Buddy Rich dan
Neil Peart ada disana.
Siapa drummer yang membuat solo drumnya seperti bernyanyi?
Alex Van Halen, Mike Mangini, Greg Bissonette, dan Neil Peart
juga ada disana
Siapa drummer progressive rock terhebat?
Jawabanya Mike portnoy, Stewart Copland dan sekali lagi...Neil Peart
Drummer mana yang membuat lirik untuk hampir keseluruhan album
bandnya?
Hanya Neil Peart!
Lirik Rush hanya bisa disandingkan dengan lirik Led Zeppelin,
tentang khayalan surga dan iblis, delusi konyol tentang viking dan dongeng
dunia barat, emosi mengambang akan keluarga mapan dan ketidakpastian hidup di
dunia fana. Bedanya, lirik Zeppelin akan mudah dicerna sambil menghisap ganja,
tapi Rush? Kita cukup menjadi seorang nerd alias kutu buku untuk mengerti
maknaya. Ya itulah Rush, band progressive rock kebanggaan para nerd.
Hari ini Neil Peart meninggal dunia, musik benar2 kehilangan
anak emasnya. Seorang yang pemalu yang sering disangka sinis. Berbeda dengan
Geddy Lee dan Alex Lifeson yang begitu berisik. Neil adalah seorang pemalu.
Semalu malunya seorang pemalu. Seperti John Deacon yang tidak pernah nyaman
dikelilingin fansnya, seperti Michael jackson yang benci wartawan, rapuh
sekali. Neil Peart hanya suka satu hal selain drum ; Motor
Motor adalah inspirasi Neil, lewat sadel motor lah banyak lirik
Rush tertulis selama touring keliling amerika utara sendirian
"A modern-day warrior
Mean, mean stride
Today's Tom Sawyer
Mean, mean pride
Though his mind is not for rent
Don't put him down as arrogant
His reserve a quiet defense
Riding out the day's events
The river
What you say about his company
Is what you say about society
Catch the mist
Catch the myth
Catch the mystery
Catch the drift
The world is, the world is
Love and life are deep
Maybe as his skies are wide
Today's Tom Sawyer, he gets high on you
And the space he invades, he gets by on you"
Gila. Lirik macam apa ini?
Belum lagi musiknya. Bagaimana band yg hanya beranggotakan tiga
orang dapat membuat sound semegah itu. Jawabannya cuma satu ; Jenius.
Pertama kai gw mendengar Rush adalah lagu diatas, Tom Sawyer
setelah itu gw ketagihan dan mendengarkan "Spirit of the Radio", riff gitar di
intro, ah biasa. Bass, gitar dan drum masuk secara tutti, ah gak ada yg
istimewa...sampai suara simbal itu masuk ditengah intro, Neil melakukan 3
teknik sulit dalam empat bar second intro di dalam satu simbal, 16th note,
tuplet dan choke diantaranya...ya Tuhan! Lalu dengan santainya double bass
untuk ber tutti ria dengan bass Geddy Lee, benar2 kurang ajar. Neil Peart
adalah manusia dengan otak disetiap dua tangan dan dua kakinya.Gak percaya? Monggo klik ini untuk score sheet drum "Spririt of the Radio"
Time Machine mungkin akhir dari tur dunia mereka, setting
panggung Rush selalu menarik, dibalakng Alex selalu ada Music Box, dibelakang
Geddy selalu ada mesin cuci atau mesin popcorn malah pernah oven ayam
panggang), sedangkan Neil? tidak ada apa2 selain Time Machine Drum Kit, yang
menurut gw adalah kit drum terindah sepanjang masa, drum konvesional yang
digabungdengan drum electric, dari sanalah sound megah Rush didapat.
Tidak pernah ada pengganti untuk Freddie Mercury, tidak pernah
ada pengganti untuk John Bonham, dan sudah pasti tidak akan ada pengganti untuk
Neil Peart
Dan semua band mililk ketiga orang diatas belum pernah konser di
Indonesia. Damn. Semoga kita bertemu di surga,
Goodbye the father of modern drummer. Neil Peart.





Comments
Post a Comment